Sekolah sudah memiliki cerita.
Kami membantu membuatnya terlihat.
School Digital Growth Program mengintegrasikan website, SEO, produksi konten, media sosial, dokumentasi, dan publikasi media menjadi satu sistem yang membangun digital presence sekolah secara konsisten dan berkelanjutan.
yang selalu segar
banyak kanal
media partner
Foto, video, artikel, halaman web, konten sosial, publikasi media.
Durasi minimum agar hasil kerja dapat diukur secara wajar.
Bagaimana sekolah Anda
terlihat di dunia digital?
Sebelum berbicara tentang solusi, penting untuk melihat kondisi digital presence sekolah secara jujur. Enam area berikut adalah titik yang paling sering ditemukan belum berjalan optimal.
Informasi tidak selalu diperbarui
Halaman berita berhenti pada tahun sebelumnya, struktur informasi belum mencerminkan sekolah hari ini.
Aktivitas tidak selalu konsisten
Unggahan ramai saat ada acara besar, lalu senyap dalam periode panjang tanpa pola yang terencana.
Produksi konten belum terencana
Konten dibuat mendadak dan bergantung pada ketersediaan guru atau staf yang sedang tidak sibuk.
Banyak kegiatan, sedikit aset
Dokumentasi tersimpan di perangkat pribadi dan tidak dikembangkan menjadi aset digital sekolah.
Prestasi belum mendapat exposure
Capaian siswa dan guru berhenti pada sertifikat serta foto seremonial, tanpa jejak digital yang bertahan.
Belum sepenuhnya mudah ditemukan
Ketika nama atau program sekolah dicari, informasi yang muncul belum tentu berasal dari kanal resmi sekolah.
Contoh permasalahan umum yang ditemukan pada digital presence sekolah. Kondisi aktual setiap sekolah berbeda dan akan dipetakan melalui tahap Digital Presence Assessment pada bulan pertama program.
Masalahnya bukan kurangnya aktivitas.
Masalahnya adalah bagaimana aktivitas tersebut dikomunikasikan.
Satu kegiatan menghasilkan satu publikasi, lalu selesai. Nilainya habis dalam hitungan hari.
Aset bertambah
Setiap kegiatan meninggalkan jejak yang dapat diakses kembali kapan pun.
Nilai berlipat
Materi yang sama bekerja di beberapa kanal dengan format yang berbeda.
Efek kumulatif
Semakin lama program berjalan, semakin besar arsip digital yang dimiliki sekolah.
One activity.
Multiple digital assets.
Satu kegiatan tidak harus berhenti pada satu publikasi. Dengan perencanaan dokumentasi dan produksi konten yang tepat, satu aktivitas sekolah dapat menghasilkan sembilan aset digital sekaligus.
School Science Competition
Satu hari kegiatan. Satu tim dokumentasi. Sembilan aset digital yang tetap bekerja setelahnya.
Photo
Foto kegiatan terkurasi
Video
Video dokumentasi
Article
Artikel liputan
Website Page
Halaman berita sekolah
Carousel
Instagram carousel
Reels
Video vertikal pendek
YouTube Short
Distribusi kanal video
Achievement Archive
Arsip prestasi sekolah
Media Publication
Publikasi media online
"Satu aktivitas tidak harus berhenti pada satu publikasi."
The School Digital Growth Ecosystem
Lima komponen program tidak berjalan sendiri-sendiri. Setiap komponen memberi input bagi komponen lain, sehingga membentuk siklus yang terus menguat.
Digital Foundation
Membangun fondasi website dan kanal sosial sekolah.
Content Engine
Mengubah kegiatan sekolah menjadi konten siap publikasi.
SEO & Discovery
Membangun struktur agar konten mudah ditemukan.
Social & Media
Menyebarkan satu cerita ke banyak kanal sekaligus.
Growth Management
Mengukur, meninjau, dan mengoptimalkan program.
Build the foundation
Sebelum memproduksi konten dalam volume besar, rumah digital sekolah perlu dipastikan siap. Tahap ini menata website dan kanal sosial agar layak menerima konten yang akan datang.
Website
- Website audit
- Information architecture
- Content structure
- Mobile optimization
- News structure & gallery
- Basic SEO
Social Media
- Profile optimization
- Visual direction
- Content pillars
- Account structure
Turn school activities into content
Content matrix menghubungkan kategori aktivitas sekolah dengan format konten yang paling sesuai — sehingga produksi konten menjadi terencana, bukan reaktif.
| Kategori | Article | Photo | Carousel | Reels | Short Video | Infographic | Dokumentasi |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Achievement | ● | ● | ● | ● | ● | ● | ● |
| Program | ● | ● | ● | ○ | ● | ● | ○ |
| Activity | ● | ● | ● | ● | ● | ○ | ● |
| Student | ● | ● | ● | ● | ● | ○ | ● |
| Teacher | ● | ● | ● | ○ | ● | ○ | ● |
| Facility | ● | ● | ● | ● | ● | ● | ○ |
| Event | ● | ● | ● | ● | ● | ○ | ● |
| Community | ● | ● | ○ | ● | ● | ○ | ● |
| Education | ● | ○ | ● | ● | ● | ● | ○ |
From activity to publishable content
Delapan tahap kerja yang berulang setiap bulan. Alur ini memastikan tidak ada kegiatan penting yang terlewat dan tidak ada konten yang berhenti di tengah jalan.
PLAN
Kalender konten bulanan disusun dari agenda sekolah.
DOCUMENT
Dokumentasi foto dan video sesuai kebutuhan konten.
EDIT
Seleksi, koreksi warna, dan penyuntingan video.
WRITE
Penulisan artikel, caption, dan judul yang relevan.
DESIGN
Penerapan template visual dan identitas sekolah.
PUBLISH
Publikasi pada website sebagai kanal utama sekolah.
DISTRIBUTE
Penyebaran ke media sosial dan media partner.
MEASURE
Peninjauan performa sebagai dasar siklus berikutnya.
Siklus berulang setiap bulan
Hasil tahap MEASURE menjadi masukan langsung bagi tahap PLAN pada bulan berikutnya.
Building organic visibility
SEO bukan sekadar memasukkan keyword ke dalam halaman. SEO adalah cara membangun struktur digital yang dapat dipahami mesin pencari sekaligus bermanfaat bagi manusia yang membacanya.
- Relevan terhadap kebutuhan informasi calon pembaca
- Terorganisir dalam kategori dan hierarki yang jelas
- Mudah dipahami oleh pembaca maupun mesin pencari
- Konsisten diperbarui melalui produksi konten rutin
- Memiliki peluang ditemukan secara organik dalam jangka panjang
Search Intent
Memahami apa yang benar-benar dicari orang tua dan publik.
Technical Foundation
Struktur URL, heading, kecepatan, dan keterbacaan mobile.
Content Consistency
Publikasi rutin yang membangun kedalaman arsip digital.
Organic search membutuhkan waktu dan tidak dapat dijamin dalam bentuk ranking, traffic, atau posisi tertentu. Program ini berfokus pada pembangunan fondasi dan aset digital yang meningkatkan peluang ditemukan secara organik.
One story. Multiple channels.
Website adalah rumah cerita sekolah. Media sosial menyebarkannya, dan media partner memperluas jangkauannya ke publik yang lebih luas.
Owned Media
Website sekolah sebagai sumber utama dan arsip permanen seluruh cerita.
Social Distribution
Konten diadaptasi sesuai karakter tiap platform, bukan sekadar disalin ulang.
Media Amplification
Cerita bernilai berita diperluas melalui jaringan media online partner.
Memperluas cerita sekolah
Konten yang memiliki nilai berita dapat dikembangkan menjadi publikasi melalui jaringan media online partner — memberi kredibilitas tambahan sekaligus jejak digital di luar kanal sekolah.
Prestasi
Inovasi
Program Unggulan
Event Sekolah
Pencapaian
Kegiatan Sosial
Publikasi dilakukan berdasarkan relevansi konten dan kebijakan editorial media. Program ini tidak menjamin seluruh konten akan dimuat.
Contoh publikasi media online — kegiatan, prestasi, dan program unggulan sekolah.
Measure. Optimize. Grow.
Setiap bulan performa ditinjau melalui indikator yang terukur. Data tidak digunakan untuk menjanjikan angka, melainkan untuk menentukan strategi periode berikutnya.
Organic traffic
Indexed content
Videos
Documentation
Content output
Engagement
Video views
Profile visits
Coverage
Distribution
REVIEW
Meninjau performa konten, website, dan kanal sosial.
ANALYZE
Mengidentifikasi format dan tema yang paling berdampak.
ADJUST
Menyesuaikan rencana konten dan prioritas kanal.
GROW
Menjalankan siklus berikutnya di atas fondasi yang lebih kuat.
Laporan Bulanan
Ringkasan aktivitas, output konten, dan catatan performa tiap kanal.
Rencana Periode Berikutnya
Kalender konten dan prioritas kanal untuk bulan selanjutnya.
Arsip Aset Digital
Kumpulan foto, video, artikel, dan materi publikasi milik sekolah.
Indikator di atas digunakan sebagai alat evaluasi program, bukan sebagai target yang dijaminkan. Ketersediaan data mengikuti akses analitik yang dimiliki sekolah.
A program designed to build momentum
Tiga bulan pertama disusun sebagai satu kesatuan: membangun fondasi, mengaktifkan produksi, lalu mengoptimalkan berdasarkan hasil.
FOUNDATION
- Digital presence audit
- Optimasi website & profil sosial
- Penyusunan content plan
- Produksi konten awal
- Penetapan alur dokumentasi
Kesiapan sistem dan standar kerja.
ACTIVATION
- Produksi konten rutin
- Pembaruan website berkala
- Distribusi media sosial
- Dokumentasi kegiatan sekolah
- Publikasi media partner
Konsistensi dan volume aset digital.
OPTIMIZATION
- Performance review
- SEO review
- Analisis performa konten
- Optimasi kanal & format
- Perencanaan kuartal berikutnya
Arah strategi periode selanjutnya.
Minimum engagement: 3 bulan
Digital presence terbentuk melalui konsistensi. Periode tiga bulan adalah durasi minimum agar hasil kerja dapat diukur secara wajar.
What we can manage
Lingkup pekerjaan dapat disusun sesuai kebutuhan dan kapasitas internal sekolah — dikerjakan penuh, sebagian, atau sebagai pendampingan bagi tim sekolah.
Website
Mulai dari optimasi struktur hingga pembangunan ulang website sekolah.
Content
Produksi materi tulisan, foto, desain, dan video untuk seluruh kanal.
Social Media
Perencanaan hingga publikasi terjadwal pada kanal resmi sekolah.
Media
Pengembangan materi bernilai berita dan distribusinya ke media partner.
Special Project
Special projects
Selain program rutin, sekolah dapat menambahkan pekerjaan khusus pada momen tertentu — penerimaan siswa baru, milad sekolah, akreditasi, atau peluncuran program.
Special project dihitung terpisah dari program bulanan dan disesuaikan dengan skala pekerjaan, durasi, serta kebutuhan produksi.
Digital education program
Seminar dan workshop dapat menjadi bagian tambahan dari digital growth ecosystem: memperkuat kapasitas internal sekolah sekaligus menghasilkan aset digital baru.
AI for Education
Pemanfaatan AI untuk pembelajaran dan administrasi sekolah.
Digital Content Creation
Dasar produksi foto, video, dan penulisan konten sekolah.
Digital Literacy
Literasi digital, etika bermedia, dan keamanan informasi.
Social Media Management
Pengelolaan akun resmi sekolah secara terencana.
Website Management
Pengelolaan konten website oleh tim internal sekolah.
Dokumentasi kegiatan seminar
Dokumentasi kegiatan workshop
Struktur investasi program
Program disusun dalam struktur yang fleksibel: satu kali initial setup, lalu pilihan tingkat pengelolaan bulanan sesuai kebutuhan sekolah.
Initial Setup
- Digital presence assessment
- Optimasi website
- Penataan kanal sosial
- Digital optimization plan
Media Support
- Pendampingan konten
- Pembaruan website berkala
- Arahan produksi tim sekolah
Media Partner
- Produksi konten rutin
- Pengelolaan social media
- Publikasi website
- Publikasi media partner
External Media Team
- Tim media eksternal sekolah
- Dokumentasi kegiatan rutin
- Produksi konten volume penuh
- Pengelolaan seluruh kanal
| Initial Setup | Rp15.000.000 |
| Media Partner Rp6.000.000 × 3 bulan | Rp18.000.000 |
| Total simulasi | Rp33.000.000 |
Angka di atas adalah ilustrasi struktur biaya, bukan penawaran harga resmi.
Minimum engagement: 3 bulan
Program dapat dilanjutkan per kuartal setelah evaluasi bersama.
Nilai final menyesuaikan scope
Nilai final disesuaikan dengan scope pekerjaan, kebutuhan produksi, jumlah konten, lokasi, dan spesifikasi pekerjaan.
Penganggaran
Pelaksanaan dan penganggaran program disesuaikan dengan kebutuhan sekolah serta ketentuan perencanaan dan pengadaan yang berlaku.
Selected work
Pilihan pekerjaan yang relevan dengan lingkup program: website, konten, video, media sosial, publikasi media, branding, dan dokumentasi.
[NAMA PROJECT]
[Deskripsi singkat pekerjaan — tantangan, lingkup, dan hasil yang dikerjakan.]
[NAMA PROJECT]
[Deskripsi singkat pekerjaan.]
[NAMA PROJECT]
[Deskripsi singkat pekerjaan.]
[NAMA PROJECT]
[Deskripsi singkat pekerjaan.]
[NAMA PROJECT]
[Deskripsi singkat pekerjaan.]
[NAMA PROJECT]
[Deskripsi singkat pekerjaan.]
[NAMA PROJECT]
[Deskripsi singkat pekerjaan.]
Seluruh bingkai pada halaman ini disiapkan untuk diisi dengan dokumentasi pekerjaan asli. Tidak ada portfolio, logo, atau data yang dibuat-buat dalam dokumen ini.
Why partner with us?
Lima hal yang membedakan pendekatan program ini dari pengerjaan jasa digital secara terpisah.
Integrated Digital Approach
Website, SEO, konten, media sosial, dan publikasi media dikerjakan sebagai satu sistem yang saling memberi input — bukan sebagai lima pekerjaan terpisah yang berjalan sendiri-sendiri.
Content-First Strategy
Kekuatan digital presence sekolah bertumpu pada kualitas cerita yang dipublikasikan. Produksi konten diperlakukan sebagai inti program, bukan pelengkap.
Organic Growth Mindset
Fokus pada pembangunan fondasi yang bertahan: struktur website yang sehat, arsip konten yang konsisten, dan visibilitas organik yang tumbuh bertahap tanpa klaim instan.
Media Network
Materi bernilai berita dapat dikembangkan menjadi publikasi melalui jaringan media online partner, sesuai relevansi konten dan kebijakan editorial masing-masing media.
Long-Term Digital Assets
Hasil kerja tetap menjadi milik sekolah: artikel, foto, video, halaman website, dan arsip dokumentasi yang terus bernilai jauh setelah periode program berjalan.
Build a digital presence that grows with your school.
Setiap kegiatan, prestasi, program, dan pencapaian sekolah memiliki nilai komunikasi. Melalui sistem digital yang terintegrasi, cerita tersebut dapat diubah menjadi konten, publikasi, dan aset digital yang terus membangun kehadiran sekolah.
Let's build your school's digital presence.
Kami siap menyusun scope dan simulasi program sesuai kondisi sekolah Anda.
